Tarif pajak di lima Kompetisi sepak bola Eropa

Trif pajak tertinggi diantara lima kompetisi sepak bola Eropa, yang menduduki posisi teratas adalah Prancis, setelah itu ada Jerman, Italia, Spanyol dan Inggris. Presentase besarnya pajak di masing-masing negara jelas berbeda, berdasarkan jumlah pedapatan yang mereka terima.

Jadi, semakin besar gaji yang pemain dapatkan, maka semakin tinggi pula pajak yang akan pemain bayarkan.

Jika dihitung berdasarkan pajak maksimal yang bisa dikenakan pada seorang pemain, maka Liga Prancis adalah yang paling besar yakni sebesar 75%. Pajak sebesar itu dikenakan pada mereka yang memiliki gaji tahunan di atas 1,28 juta poundsterling. Sementara bagi yang pendapatannya di berada di antara 193 ribu poundsterling sampai 1,28 juta poundsterling pajaknya ‘cuma’ 45%.

Baca Juga Artikel : Konsultan Pajak Bandung Terdaftar

Berikut tarif pajak lima kompetisi sepak bola teratas di Eropa

Pajak Pendapatan di Liga 1 Prancis (dalam euro)

Tax Rate Pendapatan minimal

(Tahunan)

Pendapatan maksimal (Tahunan)
45% 193.000 1.280.000
75% 1.280.000  

 

Pajak Pendapatan di Bundesliga Jerman (dalam euro)

Tax Rate Pendapatan minimal

(Tahunan)

Pendapatan maksimal (Tahunan)
14-24% 8.004,01 13.469,00
24-42% 13.469,01 52.881,00
42-45% 52.881,01 250.730,00
45% 250.730,00  

 

 

Pajak Pendapatan di Serie A Italia (dalam euro)

Tax Rate Pendapatan minimal

(Tahunan)

Pendapatan maksimal (Tahunan)
23% 15.000,01
 27%  15.000,01  28.000,01
 38%  28.000,01  55.000,01
 41%  55.000,01  75.000,01
43% 75.000,01

 

Pajak Pendapatan Laliga Spanyol (dalam euro)

Tax Rate Pendapatan minimal

(Tahunan)

Pendapatan maksimal (Tahunan)
24,75% 17.707,20
30%  17.707,20 33.007,20
 40%  33.007,20 53.407,20 
 47%  53.407,20 120.000,20 
 49%  120.000,20 175.000,20 
 51%  175.000,20 300.000,20 
 52%  300.000,20

 

Pajak Pendapatan Laliga Spanyol (dalam euro)

Tax Rate Pendapatan minimal

(Tahunan)

Pendapatan maksimal (Tahunan)
20% 32.011,01
40% 32.011,01 150.000,01
45% 150.000,01   –

 

Pajak yang tersebut di atas adalah gambaran umum di masing-masing negara, karena pada praktiknya ada detil yang lebih rumit. Di Spanyol, misalnya, terdapat 12 wilayah otonomi di mana masing-masing wilayah punya kebijakan dan aturan sendiri soal besarnya pajak dan kriteria wajib pajak.

Besarnya pajak seperti disebut di atas juga baru terbatas pada gaji yang diterima pemain dari klubnya. Belum termasuk pajak-pajak lain dari penghasilan di luar gaji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NAMA :
Masukkan nama . . . .
Nama belum di isi . . .
Nama belum di isi . . .
ALAMAT :
Masukkan Alamat . . .
Alamat Belum Di Isi . . .
Alamat Belum Di Isi . . .
E-MAIL :
Masukkan Email . . . .
Masukkan Email Dengan Tepat . . .
Masukkan Email Dengan Tepat . . .
NO HANDPHONE :
Masukkan Nomor Telepon . . . .
Nomor Telepon Belum Di Isi . . .
Nomor Telepon Belum Di Isi . . .
PESAN :
Isikan Pesan . . .
Pesan Masih Kosong . . .
Pesan Masih Kosong . . .
close-link