Beberapa Jenis Pajak Wajib Pajak Badan Yang Harus Dibayarkan

Ada beberapa jenis pajak bagi wajib pajak badan yang harus dibayarkan kepada pemerintah.

Apa saja kira-kira?

 

Pajak Penghasilan

 

  1. PPh Pasal 21

Pemotongan pajak atas penghasilan dari pekerjaan, jasa, atau kegiatan dengan dama dalam bentuk apapun yang diperoleh wajib pajak atau karyawan harus dibayar setiap bulannya.

  1. PPh Pasal 22

Dikenakan pada badan tertentu, baik pemerintah atau swasta yang melakukan kegiatan perdagangan ekspor, impor.

  1. PPh Pasal 23

Pajak yang dipotong oleh pemungut pajak dari wajib pajak, pada saat transaksi yang meliputi transaksi dividen, roytalti, bunga, hadiah, penghargaan, sewa dan lainnya yang terkait dengan penggunaan aset selain tanah, atau transfer bangunan atau jasa.

  1. PPh Pasal 25

Angsuran pajak yang berasal dari jumlah pajak penghasilan terutang, berdasarkan SPT Tahunan

PPh dikurangi PPh yang dipotong atau dipungut serta PPh yang dibayar atau terutang di Luar negeri yang bisa dikteditkan.

  1. PPh Pasal 26

PPh yang dikenakan/dipotong atas penghasilan  yang bersumber dari Indonesia yang diterima

atau diperoleh Wajib Pajak (WP) luar negeri  selain bentuk usaha tetap (BUT) di Indonesia.

  1. PPh Pasal 29

Dikenakan saat jumlah pajak terutang suatu  perusahaan dalam satu tahun pajak lebih besar dari jumlah kredit pajak yang telah dipotong atau  dipungut oleh pihak lain dan yang telah disetor sendiri, maka nilai lebih pajak terutang tersebut  ( pajak terutang dikurangi kredit pajak ) menghasilkan PPh Pasal 29. PPh ini harus dibayarkan sebelum SPT Tahunan PPh Badan dilaporkan.

  1. PPh Pasal 4 ayat (2)

pajak  penghasilan yang dipotong dari bunga deposito  dan tabungan lainnya, bunga obligasi dan surat utang  negara, bunga simpanan yang dibayarkan koperasi, hadiah undian, transaksi saham dan sekuritas lainnya, serta transaksi lain sebagaimana diatur dalam peraturannya.

  1. PPh Pasal 15

pajak yang berhubungan dengan Norma Perhitungan  Khusus untuk golongan wajib pajak tertentu, seperti wajib pajak badan yang bergerak dibidang pelayaran atau penerbangan internasional, perusahaan asuransi luar negeri, pengeboran minyak, gas dan geothermal, perusahaan dagang asing, dan perusahaan yang melakukan  investasi dalam bentuk bangunan-guna-serah.Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

  1. PPN

pajak yang dikenakan pada transaksi atas barang dan  jasa kena pajak di Indonesia. Nilai PPN ditambahkan  pada harga pokok barang atau jasa tersebut yang diperjualbelikan.  Tarif yang ditetapkan pemerintah untuk PPN adalah 10%.

 

  1. Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM)

PPnBM merupakan pajak yang dikenakan atas barang atau produk yang dianggap bukan sebagai barang kebutuhan pokok, dan dikonsumsi oleh masyarakat tertentu yang pada umumnya  merupakan masyarakat berpenghasilan tinggi.

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NAMA :
Masukkan nama . . . .
Nama belum di isi . . .
Nama belum di isi . . .
ALAMAT :
Masukkan Alamat . . .
Alamat Belum Di Isi . . .
Alamat Belum Di Isi . . .
E-MAIL :
Masukkan Email . . . .
Masukkan Email Dengan Tepat . . .
Masukkan Email Dengan Tepat . . .
NO HANDPHONE :
Masukkan Nomor Telepon . . . .
Nomor Telepon Belum Di Isi . . .
Nomor Telepon Belum Di Isi . . .
PESAN :
Isikan Pesan . . .
Pesan Masih Kosong . . .
Pesan Masih Kosong . . .
close-link