Dokumen Yang Harus Dilampirkan dalam SPT Tahunan Orang Pribadi

Formulir 1770 

1. Bukti pembayaran PPh Pasal 29 atau bukti pemindahbukuan,
Surat Setoran Pajak (SSP), Jika terdapat kurang bayar.

2. Neraca dan laporan rugi laba serta keuangan lain. Untuk
wajib pajak yang menggunakan pembukuan.

3. Rekapitulasi peredaran bruto dan penghasilan. Bagi wajib pajak
yang menggunakan norma penghitungan penghasilan neto.

4. Daftar Pembayaran PPh Final UMKM setiap masa pajak per masing2
tempat usaha bagi Wajib Pajak UMKM.

5. Perhitungan peredaran bruto dan pembayaran PPh pasal 25 OPPT.
Bagi wajib pajak Orang Pribadi Pengusaha Tertentu (OPPT).

6. Surat Pemberitahuan Norma Penghitungan Penghasilan Netto bagi
wajib pajak yang melakukan pencatatan + Bukti Penerimaan Surat
yang menunjukan sudah disampaikan ke KPP pada 3 bulan awal tahun
pajak bersangkutan

7. Lembar perhitungan PPh Pasal 25 pada lampiran tersendiri dalam hal
perhitungan PPh 25 dilakukan dalam kondisi-kondisi tertentu.

8. Fotokopi formulir 1721-A1 atau 1721-A2, atau bukti pemotongan
PPh Pasal 21 lainnya. Bagi wajib pajak yang mencantumkan kredit
pajak PPh Pasal 21.

9. Surat kuasa khusus (konsultan pajak) jika penandatanganan SPT PPh OP
nya dilakukan oleh kuasa khusus yang merupakan konsultan pajak dan
harus dilampiri dengan:
– Fotokopi Kartu izin praktik konsultan pajak.
– Surat pernyataan sebagai konsultan pajak.
– Fotokopi kartu NPWP konsultan pajak.
– Fotokopi tanda terima SPT tahunan konsultan pajak .

10. Surat kuasa khusus (karyawan wajib pajak) SPT PPh OP
nya dilakukan oleh kuasa khusus yang merupakan Karyawan
Wajib Pajak dan harus dilampiri dengan :
– Sertifikat brevet/ijazah pendidikan formal perpajakan/sertifikat
konsultan pajak.
– Fotokopi kartu NPWP karyawan Wajib
– Fotokopi tanda terima SPT Tahunan karyawan Wajib Pajak.
– Fotokopi daftar karyawan tetap di SPT Masa PPh Pasal 21.

11. Surat Keterangan Kematian apabila ditandatangani oleh ahli waris
untuk SPT Tahunan Wajib Pajak yang berstatus Warisan yang belum terbagi.

12. Perhitungan PPh terutang bagi wajib pajak dengan status
perpajakan Pisah Harta atau Memilih Terpisah.

13. Bukti pemotongan Zakat atau sumbangan keagamaan yang
sifatnya wajib jika terdapat pengurang atas zakat atau sumbangan
keagamaan yang sifatnya wajib.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NAMA :
Masukkan nama . . . .
Nama belum di isi . . .
Nama belum di isi . . .
ALAMAT :
Masukkan Alamat . . .
Alamat Belum Di Isi . . .
Alamat Belum Di Isi . . .
E-MAIL :
Masukkan Email . . . .
Masukkan Email Dengan Tepat . . .
Masukkan Email Dengan Tepat . . .
NO HANDPHONE :
Masukkan Nomor Telepon . . . .
Nomor Telepon Belum Di Isi . . .
Nomor Telepon Belum Di Isi . . .
PESAN :
Isikan Pesan . . .
Pesan Masih Kosong . . .
Pesan Masih Kosong . . .
close-link