Uji Kompetensi Perpajakan Digelar Daring

Uji Kompetensi Perpajakan Digelar Daring

Bandung, BBF – Ujian pajak yang biasanya harus didatangi ke lokasi sebentar lagi pindah ke layar di rumah. Setelah masa transisi skema lama berakhir, uji kompetensi perpajakan akan digelar sepenuhnya secara daring. Kabar ini disampaikan BPPK Kemenkeu dalam sosialisasi pada Jumat, 2 Oktober 2026, dengan dasar PMK 44/2026 dan PMK 55/2026, sebagaimana dilaporkan Ortax. Kedengarannya praktis, tapi ada banyak hal teknis yang harus disiapkan peserta sebelum hari ujian. Tulisan ini merangkum yang sudah diumumkan, dengan bahasa yang gampang dicerna.

Uji Kompetensi Perpajakan Daring: Dari Tempat Ujian ke Rumah

Pada mekanisme lama, ujian berbasis komputer masih dilakukan di lokasi tertentu. Kapasitas tempat ujian jadi pembatas, karena jumlah kursi menentukan jumlah peserta. Dengan format daring, BPPK menyebut kuota akan dibuka seluas kemampuan infrastruktur.

Ujian juga akan dibagi dalam beberapa gelombang atau periode, dan dalam satu hari bisa ada lebih dari satu sesi. Durasi ujian diperkirakan sekitar 3 sampai 3,5 jam. Untuk ujian sepanjang itu, kesiapan perangkat dan koneksi bukan hal sepele.

Syarat Perangkat Uji Kompetensi Perpajakan Daring

Peserta wajib membawa dua perangkat. Pertama, laptop atau notebook berkamera untuk mengerjakan soal. Kedua, ponsel yang dipakai sebagai kamera belakang untuk pengawasan.

Spesifikasi minimum laptop yang diumumkan:

  • Prosesor Intel i5 generasi 10 atau Ryzen 5 seri 3000, dengan kecepatan dasar di atas 1,8 GHz
  • RAM 8 GB
  • Windows 10 (versi 1803 atau lebih baru) atau Windows 11 (sampai versi 23H2)
  • Webcam bawaan atau eksternal
  • Koneksi Wi-Fi
  • Akses administrator pada perangkat
  • Aplikasi Safe Exam Browser (SEB) terpasang, memakai berkas konfigurasi dari tautan resmi yang dicantumkan di sumber

Spesifikasi ponsel dan batas minimal kecepatan internet belum dijelaskan dalam informasi yang beredar. Sebaiknya tunggu penjelasan resmi berikutnya sebelum membeli atau mengganti perangkat.

Cara Pengawasan dan Aturan Selama Ujian

Pengawasan menggabungkan dua lapis. Ada pengawas manusia lewat Zoom Meeting, ditambah sistem berbasis kecerdasan buatan. Kamera laptop dan kamera belakang dari ponsel dipakai supaya ruang dan layar peserta bisa dipantau.

Soal hitungan juga punya aturan sendiri. Kalkulator tidak diperbolehkan. Sebagai gantinya, peserta bisa memakai tab Excel yang tersedia di KLC CAT selama ujian. Artinya, peserta perlu terbiasa memakai fitur itu sebelum ujian, bukan baru mencoba saat soal sudah berjalan.

Karena ujian dibagi dalam beberapa gelombang, jadwal peserta bisa berbeda-beda. Ada yang mendapat sesi pagi, ada yang siang. Sumber belum menjelaskan bagaimana sesi dibagi atau apakah peserta bisa memilih. Yang jelas, setiap sesi menuntut kesiapan yang sama: perangkat menyala, koneksi stabil, dan ruangan yang tidak ada orang lalu-lalang. Jangan menunggu hari-H untuk mengecek semua itu, karena waktu untuk memperbaiki masalah teknis di tengah ujian hampir pasti tidak ada.

Ada alasan baik di balik perubahan ini. Kuota yang lebih luas dan sesi yang lebih banyak berarti peluang ikut ujian lebih besar, terutama bagi peserta yang tinggal jauh dari lokasi ujian dan selama ini harus mengeluarkan ongkos perjalanan. Ini kabar yang patut disambut.

Tapi di sisi lain, ada beban yang bergeser ke peserta. Dulu perangkat ujian disediakan penyelenggara. Sekarang peserta yang harus menyiapkan laptop dengan spesifikasi tertentu, ponsel tambahan, internet yang stabil, dan akses administrator. Bagi yang belum punya laptop sesuai syarat, itu berarti biaya baru. Peserta yang belajar sambil bekerja juga harus mengatur ruangan yang tenang selama 3 sampai 3,5 jam.

Karena itu, ada beberapa hal yang layak ditanyakan dan dijelaskan secara terbuka oleh penyelenggara. Sumber yang dirangkum tidak membahas jadwal ujian, sesi uji coba, maupun layanan bantuan saat terjadi gangguan teknis. Padahal hal-hal itu menentukan nasib peserta. Kalau listrik padam atau koneksi putus di tengah ujian karena gangguan yang bukan salah peserta, bagaimana penanganannya? Kepastian soal ini penting supaya peserta tidak dirugikan oleh masalah di luar kemampuannya.

Bagi wajib pajak, ujian ini juga ada hubungannya. Mutu orang yang bekerja di bidang pajak ikut menentukan kualitas pendampingan yang diterima wajib pajak. Ujian yang bisa diakses lebih banyak orang dan diawasi dengan baik seharusnya membantu menghasilkan tenaga pajak yang kompeten. Syaratnya, prosesnya adil dan tidak menggugurkan peserta hanya karena kendala teknis.

Persiapan yang Bisa Dilakukan dari Sekarang

Ada beberapa langkah praktis yang bisa dimulai tanpa menunggu pengumuman lanjutan:

Cek spesifikasi laptop, terutama prosesor, RAM, dan versi Windows. Pastikan kamu punya akses administrator, karena ini sering terlewat pada laptop kantor. Pasang SEB dan coba buka dengan berkas konfigurasi dari tautan resmi, supaya tahu lebih awal kalau ada masalah. Siapkan ponsel beserta penyangga agar kamera belakang bisa berdiri stabil. Terakhir, biasakan memakai Excel untuk menghitung, karena kalkulator tidak boleh dipakai.

Satu hal lagi: ikuti informasi resmi BPPK. Penjelasan lanjutan akan datang lewat media briefing dan ketentuan teknis berikutnya, sehingga detail yang sekarang belum jelas bisa berubah.

Jadi, uji kompetensi perpajakan yang digelar daring membawa peluang sekaligus pekerjaan rumah. Peluangnya, kuota lebih luas dan akses lebih mudah. Pekerjaan rumahnya, peserta harus menyiapkan perangkat dan lingkungan ujian sendiri, sementara aturan teknis yang lengkap masih ditunggu. Siapkan dari sekarang, dan jangan ragu menuntut kejelasan dari penyelenggara

Urusan pajak menjadi lebih mudah

Bukan hanya kemudahan, Konsultan pajak BBF siap membantu  dalam urusan perpajakan. Bersama kami, sahabat tidak perlu khawatir memikirkan urusan perpajakan.

Serahkan semuanya kepada kami, dan sahabat tetap bisa fokus dalam membangun bisnis Sehingga sahabat bisa  mengehmat waktu dan tenaga untuk mengurus perusahaan.

Untuk akses lainnya bisa kunjungi melalui Instagram: @bisnisbestfriend atau bisa juga kunjungi tiktok kami bisnisbestfriend Jangan ragu untuk menghubungi kami hari ini untuk mendapatkan konsultasi gratis!

Klik tombol di sini atau hubungi kami di +62 821-2833-3702 untuk memulai. Jangan biarkan pajak menjadi beban, biarkan kami membantumu!

Follow dan kunjungi kami melalui:
X (Twitter)
Visit Us
Follow Me
Bagikan artikel ini
Mochamad Fajar Aulia
Mochamad Fajar Aulia
Articles: 1900

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *