Bagaimana Cara Menetapkan Kawasan Pabean?

Bagaimana cara menetapkan kawasan pabean? Sebelumnya, kita sudah pernah membahas apa itu daerah pabean? Bagi yang belum membacanya silahkan klik disini. Sederhananya daerah pabean itu merupakan Wilayah Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, perairan, dan ruang udara di atasnya.

Lalu bagaimana untuk menetapkan suatu kawasan menjadi kawasan pabean?

Pengelola pelabuhan laut, bandar udara, atau tempat lain mengajukan permohonan kepada kepala kantor wilayah melalui Kepala Kantor Pabean atau Kepala Kantor Pelayanan Utama.

Baca Juga: Tarif dan Manfaat Pajak UMKM

Tata cara dan persyaratan permohonan pengajuan penetapan kawasan pabean sudah tercantum dalam PMK 109/2020. Namun, untuk menetapkan kawasan pabean bisa juga dilakukan tanpa pengajuan permohonan

Penetapan tanpa permohonan tersebut dilakukan kepada tempat lain yang berupa kawasan perbatasan yang di dalamnya memiliki pos lintas batas atau pos pemeriksaan lintas batas.

Selain itu, penetapan tanpa permohonan pun berlaku untuk kawasan penunjang pelabuhan laut atau bandara udara yang ditunjuk oleh penyelenggara pelabuhan laut bandar udara untuk lalu lintas barang impor atau ekspor yang dikelola oleh lembaga pemerintah atau BUMN/BUMD.

Baca Juga: Perbedaan SPT lebih bayar dan Kurang bayar

Penetapan kawasan pabean yang tidak melalui permohonan, dilakukan oleh kepala kantor wilayah atau kepala kantor pelayanan utama atas nama menteri. Penetapan tersebut berdasarkan pada usulan dari dua pihak:
1. Kepala kantor Pabean yang mengawasi pelabuhan laut, bandar udara, atau tempat lainnya, jika ditetapkan oleh kepala kantor wilayah.
2. Kepala bidang di lingkungan kantor pelayanan utama bidang pelayanan pebaden jika ditetapkan kepala Kantor Pelayanan Utama.

Fungsi Kawasan Pabean

SECARA garis besar fungsi dari kawasan pabean adalah sebagai tempat untuk lalu lintas barang termasuk untuk penimbunan sementara. Selain itu, kawasan pabean juga menjadi tempat pemeriksaan fisik atas barang yang akan diimpor ataupun diekspor.

Terkait dengan fungsi kawasan pabean sebagai tempat lalu lintas barang maka terdapat beragam jenis tempat untuk menimbun barang. Jenis tempat penimbunan barang itu di antaranya Tempat Penimbunan Sementara (TPS), Tempat Penimbunan Berikat, dan Tempat Penimbunan Pabean.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NAMA :
Nama belum di isi . . .
ALAMAT :
Alamat Belum Di Isi . . .
E-MAIL :
Masukkan Email Dengan Tepat . . .
NO HANDPHONE :
Nomor Telepon Belum Di Isi . . .
PESAN :
Pesan Masih Kosong . . .
close-link