Mau Mengajukan PKP? Ini Syarat Yang Harus Dipenuhi :

Untuk mengurus pengukuhan status sebagai PKP, berikut syarat dan kondisi yang harus dipenuhi:

  1. Untuk WP Badan dengan Status Pusat/Induk

  • Salinan akta pendirian atau dokumen pendirian perusahaan dan perubahan bagi WP Badan dalam negeri, atau surat keterangan penunjukan dari kantor pusat bagi bentuk usaha tetap;
  • Salinan kartu NPWP salah satu pengurus perusahaan, atau fotokopi paspor dalam hal penanggung jawab adalah WNA dan tidak memiliki NPWP;
  • Surat pernyataan bermeterai dari salah satu pengurus WP Badan yang menjelaskan jenis serta kegiatan usaha yang dilakukan, termasuk alamat lokasi usaha dilakukan.
  1. WP Badan dengan Status Cabang

  • Salinan akta pendirian dan perubahan bagi WP Badan dalam negeri, atau bisa juga surat keterangan penunjukan dari kantor pusat bagi bentuk usaha tetap;
  • Kartu NPWP salah satu pengurus cabang, atau fotokopi paspor staf penanggung jawab cabang WNA yang tidak memiliki NPWP;
  • Surat pernyataan bermeterai dari salah satu pengurus cabang yang menjelaskan jenis kegiatan usaha dan lokasinya.
  1. Kerja Sama Operasi (joint operation)

  • Salinan dokumen perjanjian kerja sama atau akta pendirian sebagai bentuk kerja sama operasi;
  • Fotokopi kartu NPWP masing-masing anggota bentuk kerja sama operasi yang diwajibkan memiliki NPWP;
  • Fotokopi kartu NPWP orang pribadi salah satu pengurus perusahaan anggota bentuk kerja sama operasi, atau fotokopi paspor staf penanggung jawab WNA yang tidak memiliki NPWP;
  • Surat pernyataan bermeterai dari salah satu pengurus wajib pajak kerja sama operasi yang menjelaskan jenis kegiatan usaha dan lokasinya.
  1. Kantor Virtual

  • Surat keterangan untuk perusahaan yang menggunakan kantor virtual;
  • Dokumen yang memperlihatkan kontrak, perjanjian, atau dokumen sejenis antara penyedia jasa kantor virtual dan pengusaha
  • Dokumen surat izin, keterangan usaha, atau keterangan kegiatan dari pejabat atau instansi yang berwenang.
  1. Ketentuan Tambahan
  • Menyampaikan SPT Tahunan pajak penghasilan untuk dua tahun pajak terakhir
  • Tidak mempunyai utang pajak, kecuali utang pajak yang telah memperoleh persetujuan untuk mengangsur atau menunda pembayaran pajak
  • Ketentuan tersebut juga berlaku untuk seluruh pengurus atau penanggung jawab.
  1. Isi Formulir

Pengusaha yang akan dikukuhkan menjadi PKP harus mengisi formulir pengukuhan, yang bisa diperoleh melalui laman DJP Online.

Selanjutnya, formulir itu dikirim bersama lampiran dokumen lainnya ke KPP untuk pendaftaran.

Pengiriman formulir ini bisa dilakukan dengan tiga cara, yakni datang langsung ke KPP, melalui pos atau menggunakan jasa kurir.

Berkaca pada kondisi saat ini dengan merebaknya wabah virus corona, maka cara yang paling mungkin hanya melalui pos. Terlebih, DJP juga menghentikan sementara layanan pajak tatap muka demi menekan penyebaran Virus Corona.

Lalu, apakah semua pengusaha bisa mengajukan PKP?

Tidak semua pengusaha atau pemilik usaha bisa mehajukan menjadi PKP. Seperti kita ketahui ketika kita memiliki usaha dengan status PKP maka kita bisa menerbitkan faktur pajak atau e-faktur.

Keuntungan menjadi PKP adalah bisa mengkreditkan pajak masukan yang nantinya bisa digunakan untuk pengurangan pajak ketika pajak masukan terutang lebih besar dari pajak keluaran.

Siapa yang boleh mengajukan sebagai PKP

Sesuai dengan PMk 197?PMK.03/2013 tentang perubahan atas PMK No. 68/2010 tentang batasan pengusaha kecil PPN.

Pengusaha kecil yang memiliki penghasilan bruto tidak lebih dari 4,8 miliar setahun.  Atau jika pengusaha tersebut memiliki omzet kurang dari 4,8 miliar dalam setahun, tetap bisa mengajukan sebagai PKP.

Namun, jika omzet nya sudah melebihi Rp 4,8 miliar setahun, sudah tentu wajib untuk mengajukan sebagai PKP.

Source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NAMA :
Masukkan nama . . . .
Nama belum di isi . . .
Nama belum di isi . . .
ALAMAT :
Masukkan Alamat . . .
Alamat Belum Di Isi . . .
Alamat Belum Di Isi . . .
E-MAIL :
Masukkan Email . . . .
Masukkan Email Dengan Tepat . . .
Masukkan Email Dengan Tepat . . .
NO HANDPHONE :
Masukkan Nomor Telepon . . . .
Nomor Telepon Belum Di Isi . . .
Nomor Telepon Belum Di Isi . . .
PESAN :
Isikan Pesan . . .
Pesan Masih Kosong . . .
Pesan Masih Kosong . . .
close-link