Akumindo meminta skema PPh final UMKM Diperpanjang, Asosiasi UMKM Indonesia meminta pemerintah untuk memperpanjang skema pemanfaatan PPh final UMKM untuk wajib pajak UMKM yang berbentuk perseroan terbatas.

Ikhsan Ingratubun, selaku ketua Akumindo mengatakan saat ini UMKM sedang berada diposisi sulit dengan adanya wabah COVID-19, sehingga batas masa pemanfaatan skema PPh final UMKM perlu ditinjau ulang.

Baca juga : Apa Penyebab SPT Jadi Kurang Bayar?

“Dalam keadaan saat ini jangankan membayar pajak, mempertahankan hidup saja sulit. Maka dari itu [PPh final UMKM] wajib diperpanjang dalam keadaan tidak normal,” kata Ikhsan

Baca Juga: Apa Itu Kode Faktur Pajak 080?

Menurut Peraturan Pemerintah No. 23/2018, wajib pajak yang berbentuk PT dengan omzet di bawah Rp 4,8 miliar, bisa memanfaatkan skema PPh final UMKM dengan tariff 0,5% dari omzet selama 3 tahun.

Jadi, wajib pajak PT yang sudah memanfaatkan skema PPh final UMKM sejak tahun 2018 harus mulai beralih membayar PPh sesuai dengan ketentuan umum PPh pada 2021.

Ikhsan berpendapat, pemerintah sebaiknya mengkaji ulang skema PPh final UMKM daripada mengkaji tariff PPnBM atas mobil pribadi yang didorong untuk turun sampai dengan 0% oleh kementrian perindustrian.

Hestu Yoga Saksama selaku Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas DJP sebelumnya pernah mengatakan wajib pajak UMKM yang berbentuk PT bisa dipastikan boleh menunaikan kewajiban PPh nya sesuai dengan ketentuan umum pada 2021.

“Jadi, periode 3 tahun wajib pajak badan PT memanfaatkan skema tarif PPh final UMKM dirasa sudah cukup dan tidak ada kebijakan khusus terkait dengan hal tersebut,” kata Yoga

Meski begitu, Pasal 31E UU PPh memungkinkan wajib pajak UMKM berbentuk badan untuk membayar PPh lebih ringan, yaitu tarif PPh Badan dengan diskon 50%. Artinya, wajib pajak bisa memakai tarif PPh Badan sebesar 11% dari tarif umum 22% tahun depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NAMA :
Nama belum di isi . . .
ALAMAT :
Alamat Belum Di Isi . . .
E-MAIL :
Masukkan Email Dengan Tepat . . .
NO HANDPHONE :
Nomor Telepon Belum Di Isi . . .
PESAN :
Pesan Masih Kosong . . .
close-link