Bandung, BBF – Isu terbaru dari internal DJP cukup menarik. AR Didorong Inovatif untuk menggali potensi pajak di wilayahnya masing-masing. Artinya, peran Account Representative (AR) sekarang tidak lagi sekadar administrasi dan klarifikasi data.
Arahnya jelas: pengawasan lebih aktif, lebih mandiri, dan lebih berbasis wilayah. Mulai tahun ini, DJP mendorong konsep yang disebut decentralized taxing capacity. Sederhananya, kantor pajak di daerah diminta lebih mandiri dalam menghitung potensi pajak dan melihat gap penerimaan di wilayahnya.
Dan siapa aktor utamanya? AR.
Daftar isi
ToggleAR Didorong Inovatif dalam Skema Desentralisasi Pajak
Dalam skema ini, AR bukan cuma perpanjangan tangan pusat. Mereka didorong untuk:
Menggali potensi pajak di wilayah kerja
Menganalisis gap antara potensi dan realisasi
Lebih aktif membaca data ekonomi lokal
Ke depan, kemampuan AR juga akan ditingkatkan bertahap. Skill, knowledge, dan confidence mereka diperkuat supaya lebih siap menghadapi dinamika wajib pajak di lapangan.
Bahkan dalam transformasi yang sedang berjalan, sebagian AR sudah difungsionalkan sebagai pemeriksa klaster pengawasan. Artinya, mereka bukan cuma mengawasi, tapi juga bisa menerbitkan SKP untuk pemeriksaan sederhana.
Apa Artinya Buat Wajib Pajak?
Kalau dulu pendekatannya lebih sentralistik, sekarang pengawasan akan terasa lebih “dekat”.
Karena potensi wilayah dihitung langsung oleh kantor setempat.
Buat pengusaha, ini berarti dua hal:
Data usaha di daerah akan lebih diperhatikan.
Ketidaksesuaian antara omzet, pajak, dan kondisi ekonomi lokal akan lebih mudah terbaca.
Kalau usaha ramai, tapi pajak stagnan, itu bisa terlihat sebagai gap. Ketika AR Didorong Inovatif, itu berarti DJP ingin meningkatkan kualitas pengawasan dan optimalisasi potensi pajak secara lokal.
Dari sisi pemerintah, ini soal efektivitas penerimaan. Dari sisi wajib pajak dan pengusaha, ini sinyal bahwa pembukuan dan pelaporan harus makin rapi. Karena ke depan, pengawasan bukan cuma datang dari pusat. Tapi juga dari analisis ekonomi di wilayah kamu sendiri.
Urusan pajak menjadi lebih mudah
Bukan hanya kemudahan, Konsultan pajak bandung BBF siap membantu sahabat BBF dalam urusan perpajakan. Bersama kami, sahabat tidak perlu khawatir memikirkan urusan perpajakan.
Serahkan semuanya kepada kami, dan sahabat tetap bisa fokus dalam membangun bisnis Sehingga sahabat bisa mengehmat waktu dan tenaga untuk mengurus perusahaan.
Untuk akses lainnya bisa kunjungi melalui Instagram: @bisnisbestfriend atau bisa juga kunjungi tiktok kami bisnisbestfriend Jangan ragu untuk menghubungi kami hari ini untuk mendapatkan konsultasi gratis!
Klik tombol di sini atau hubungi kami di +62 821-2833-3701 untuk memulai. Jangan biarkan pajak menjadi beban, biarkan kami membantumu!










