Ketentuan Teknis Ujian Dummy UKP

Ketentuan Teknis Ujian Dummy UKP

Bandung, BBF – Sebelum ikut Uji Kompetensi Perpajakan (UKP) yang sebenarnya, peserta perlu paham dulu ketentuan teknis ujian dummy UKP yang digelar panitia. Isinya bukan latihan soal pajak, tapi simulasi untuk mengecek kesiapan perangkat, memastikan aplikasi KLC Computer Assisted Test (KLC CAT) berjalan baik, dan membiasakan peserta dengan sistem ujian daring yang diawasi AI Proctoring. Kalau ada langkah yang terlewat, risikonya bukan di nilai, tapi di kelancaran akses ke sesi berikutnya.

Informasi ini bersumber dari Ortax (ortax.org), ditulis Daffa Yasril Nurmansyah dan terbit 9 Oktober 2026. Ortax mengutip penjelasan tim penyelenggara dari Pusbin JFPM BPPK Kemenkeu, Dwi Rahmawati, di sesi briefing peserta pada Jumat, 9 Oktober 2026. Ortax juga mengaitkan UKP dengan kuasa wajib pajak dan konsultan pajak. Jadi, makin siap calon pendampingnya, makin baik pula perlindungan bagi wajib pajak yang nanti didampingi.

Ketentuan Teknis Ujian Dummy UKP yang Perlu Kamu Tahu

Bukan Tryout Materi Pajak

Dwi Rahmawati menegaskan bahwa soal-soal di simulasi ini tidak dipakai untuk menguji penguasaan materi perpajakan. Isinya berupa pemetaan spesifikasi perangkat peserta dan pengenalan lingkungan aplikasi yang baru. Artinya, kamu tidak perlu belajar materi khusus untuk simulasi ini. Waktu terbaiknya dipakai untuk mengecek laptop, koneksi internet, dan kenyamanan memakai aplikasi.

Boleh Ulang Sampai 30 Kali

Setiap peserta diberi kesempatan mengulang simulasi sampai 30 kali. Satu sesi berlangsung 30 menit. Tujuannya supaya peserta bisa memastikan laptop cocok, internet stabil, dan aplikasi lancar dipakai sebelum ujian yang sesungguhnya.

Di dalam simulasi juga disisipkan kuesioner untuk mengidentifikasi spesifikasi teknis perangkat yang kamu pakai. Isi sesuai kondisi perangkat yang sebenarnya, ya. Karena kesempatannya banyak, manfaatkan untuk mencoba di tempat dan jaringan yang nanti benar-benar kamu pakai saat ujian.

Fitur KLC CAT dan Pengawasan AI

Simulasi ini juga jadi kesempatan mengenal fitur di aplikasi KLC CAT. Fiturnya mencakup kalkulator digital, lembar catatan, dan lembar kerja Excel sederhana. Lembar kerja Excel itu disediakan sebagai pengganti kertas buram fisik.

Selama ujian, peserta tidak boleh memakai kertas fisik maupun kalkulator manual. Aturan ini berkaitan dengan pengawasan berbasis AI Proctoring, yang bisa mengenali gerakan peserta sebagai bagian dari pemantauan indikasi kecurangan. Jadi, biasakan memakai fitur bawaan aplikasi sejak simulasi, supaya saat ujian sungguhan kamu tidak refleks mengambil kertas atau kalkulator dari meja.

Akses Ujian Dummy UKP lewat SEB

Untuk masuk ke simulasi, peserta wajib memakai installer Safe Exam Browser (SEB) khusus versi terbaru beserta berkas konfigurasi resmi. Menurut Ortax, kata sandi untuk membuka konfigurasi adalah ukp, dan kode token yang dipakai adalah 1234. Login dilakukan memakai kredensial SSO Kemenkeu ID masing-masing. Karena info teknis seperti ini bisa berubah, cek lagi ke pengumuman resmi panitia sebelum mulai.

Wajib Tekan Kirim dan Selesai

Panitia mengingatkan agar setiap sesi simulasi diakhiri dengan menekan tombol Kirim dan Selesai sebelum aplikasi SEB ditutup. Kalau halaman ujian ditinggalkan tanpa Submit, status pengerjaan tetap tercatat sebagai sedang mengerjakan.

Kondisi itu bisa menghambat akses ke sesi berikutnya sampai panitia pusat penyelenggara UKP melakukan reset. Satu klik yang terlewat bisa membuatmu menunggu pengaturan ulang dari panitia, padahal kamu punya jatah sampai 30 kali percobaan.

Intinya, simulasi ini adalah latihan teknis, bukan latihan materi. Siapkan perangkat dan jaringan, pakai installer SEB versi terbaru dengan berkas konfigurasi resmi, kenali fitur KLC CAT, dan jangan lupa menekan Kirim dan Selesai di setiap sesi. Dengan persiapan teknis yang rapi, peserta bisa fokus ke materi saat UKP yang sebenarnya, dan wajib pajak pun punya peluang lebih besar didampingi oleh orang yang benar-benar siap.

FAQ

Apakah ujian dummy UKP menguji materi pajak?
Tidak. Soal-soalnya berisi pemetaan spesifikasi perangkat dan pengenalan aplikasi, bukan pembahasan materi yang akan diujikan.

Berapa kali simulasi boleh diulang?
Sampai 30 kali, dengan durasi 30 menit untuk setiap sesi.

Boleh pakai kertas dan kalkulator manual?
Tidak boleh. Gunakan kalkulator digital, lembar catatan, dan lembar kerja Excel yang tersedia di aplikasi KLC CAT.

Apa yang terjadi kalau lupa menekan Kirim dan Selesai?
Status pengerjaanmu tetap tercatat sebagai sedang mengerjakan, sehingga akses ke sesi berikutnya bisa terhambat sampai panitia pusat melakukan reset.

Urusan pajak menjadi lebih mudah

Bukan hanya kemudahan, Konsultan pajak BBF siap membantu  dalam urusan perpajakan. Bersama kami, sahabat tidak perlu khawatir memikirkan urusan perpajakan.

Serahkan semuanya kepada kami, dan sahabat tetap bisa fokus dalam membangun bisnis Sehingga sahabat bisa  mengehmat waktu dan tenaga untuk mengurus perusahaan.

Untuk akses lainnya bisa kunjungi melalui Instagram: @bisnisbestfriend atau bisa juga kunjungi tiktok kami bisnisbestfriend Jangan ragu untuk menghubungi kami hari ini untuk mendapatkan konsultasi gratis!

Klik tombol di sini atau hubungi kami di +62 821-2833-3702 untuk memulai. Jangan biarkan pajak menjadi beban, biarkan kami membantumu!

Follow dan kunjungi kami melalui:
X (Twitter)
Visit Us
Follow Me
Bagikan artikel ini
Mochamad Fajar Aulia
Mochamad Fajar Aulia
Articles: 1905

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *