Bandung, BBF – Mulai 17 Agustus 2025, Bank Indonesia akan menguji coba sistem baru bernama Payment ID. Sistem ini dirancang untuk memantau berbagai jenis transaksi keuangan masyarakat, mulai dari pendapatan, belanja, hingga pinjaman online.
Sebagai pengusaha yang rutin bertransaksi digital, wajar kalau kamu bertanya: “Apa saja yang dipantau? Apakah ini akan berdampak pada bisnis saya?”
Baca Juga: Pembuatan Faktur 04 DPP Nilai Lain Menggunakan Coretax
Daftar isi
ToggleYang Belum Tahu Payment ID?
Payment ID adalah sistem identifikasi transaksi keuangan yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Fungsinya mirip seperti “sidik jari digital” yang melekat pada setiap aktivitas keuangan seseorang. Sistem ini akan terintegrasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan mencatat profil keuangan secara menyeluruh.
Menurut BI, Payment ID bukan untuk menggantikan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) milik OJK, tapi menjadi pelengkap untuk memperkuat analisis sektor keuangan terutama dalam penyaluran kredit dan deteksi fraud.
Baca Juga: Apa Saja Hak dan Kewajiban Pengusaha Kena Pajak?
Jenis Transaksi yang Dipantau Payment ID
Melansir dari laman CNN Indonesia. berikut daftar transaksi yang akan dipantau oleh Payment ID:

Dampaknya Payment ID Buat Pengusaha?
Sebagai pelaku usaha, kamu perlu tahu bahwa Payment ID bisa:
- Meningkatkan akurasi profil keuangan saat mengajukan pinjaman
- Mempermudah analisis cash flow dan histori transaksi
- Mempercepat proses verifikasi saat kerja sama dengan lembaga keuangan
Tapi di sisi lain, kamu juga perlu waspada:
- Transaksi yang tidak tercatat atau tidak sesuai bisa memicu red flag
- Ketidakseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran bisa dianggap “tidak sehat”
- Potensi audit atau klarifikasi bisa meningkat jika sistem mendeteksi anomali
Mengapa Pengusaha Perlu Peduli?
- Perlindungan Bisnis dari Zona Abu-abu Pajak
Payment ID memungkinkan pihak berwenang melihat secara jelas aktivitas keuangan keseluruhan. Jika transaksi usaha masih dicampur ke dalam rekening pribadi, data ini bisa jadi bukti yang memicu audit atau klarifikasi tambahan.
Transparansi yang Meningkat
Saat data keuangan terekam secara terintegrasi, pengusaha bisa lebih mudah menyusun laporan pajak yang lengkap—tanpa takut ada transaksi “hilang” yang bisa jadi masalah ke depan.
Pencegahan Risiko Tiba-Tiba Dapat Surat
Jika kamu belum terbiasa mencatat semua transaksi dengan rapi, Payment ID mungkin mempercepat deteksi oleh sistem. Ini bisa jadi alarm buat kamu mulai beres-beres administrasi keuangan.
Urusan pajak menjadi lebih mudah
Bukan hanya kemudahan, bisnis best friend siap membantu sahabat bbf dalam urusan perpajakan. Bersama kami, sahabat tidak perlu khawatir memikirkan urusan perpajakan.
Serahkan semuanya kepada kami, dan sahabat tetap bisa fokus dalam membangun bisnis Sehingga sahabat bisa mengehmat waktu dan tenaga untuk mengurus perusahaan.
Untuk akses lainnya bisa kunjungi melalui Instagram: @bisnisbestfriend atau bisa juga kunjungi tiktok kami bisnisbestfriend Jangan ragu untuk menghubungi kami hari ini untuk mendapatkan konsultasi gratis!
Klik tombol di sini atau hubungi kami di +62 821-2833-3701 untuk memulai. Jangan biarkan pajak menjadi beban, biarkan kami membantumu!










